UMKM Naik Kelas, Bupati Takalar Dorong Pelaku Usaha di Desa Kadatong Manfaatkan Teknologi

SUARASELATAN.com, Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melakukan kunjungan kerja di Desa Kadatong Kecamatan Galesong Selatan pada Rabu 11 Februari 2026.

Kehadiran Bupati Takalar ini bertujuan untuk menyapa sekaligus memberikan motivasi langsung kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Bupati Takalar juga menggandeng langsung program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) yang merupakan program inisiasi ASEAN, Google.org dengan Kaizen Collaborative Impact sebagai Local implementing partner di Indonesia.

Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi para pengusaha kecil di era modern. Ia juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kita selaku pelaku usaha harus mampu melihat dan mengikuti perkembangan zaman, utamanya dalam hal digitalisasi, agar usaha yang kita geluti bisa melejit berkat bantuan media sosial.” Ungkapnya

Kegiatan ini sangat luar biasa mengingat pentingnya penggunaan teknologi bagi para pelaku usaha khususnya yang ada di Desa Kadatong.

“Tujuan kegiatan ini sangat luar biasa karena akan sangat membantu masyarakat Kadatong dalam pemanfaatan teknologi terbarukan khususnya peningkatan produktivitas para pelaku usaha” Kata Ibu Asmita Saputri selaku Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact

Kunjungan kali ini memberikan dampak psikologi bagi warga khususnya para pelaku usaha yang ada di desa Kadatong.

“Kunjungan Bupati Takalar memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi pelaku usaha karena merasa diperhatikan dan juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM agar naik kelas”. Tutur Pj. Kepala Desa Kadatong, Baharuddin Tjalla Daeng Awe.

Dari total 125 pelaku UMKM yang terdata di Desa Kadatong. Peserta yang hadir ada 108 yang artinya 86,4℅ mulai melek dalam pemanfaatan Teknologi.

Fitria yang sehari-hari berjualan Es Teko, mengaku sangat bersyukur, ia merasa terinspirasi untuk mulai memanfaatkan Google Maps dan media sosial sebagai sarana promosi lokasi usahanya agar lebih mudah ditemukan oleh pelanggan dari luar desa.

Para pelaku usaha optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten, omzet penjualan mereka akan meningkat seiring dengan peningkatan keterampilan pemasaran digital yang mereka dapatkan.

Mereka juga berharap langkah awal ini segera ditindaklanjuti dengan pelatihan teknis lanjutan, sehingga visi Bupati Takalar untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian di Desa Takalar berjalan maksimal. (*)

Pos terkait