SUARASELATAN.com, Takalar – Langkah nyata mengatasi keterbatasan air bersih terus dilakukan Pemkab Takalar. Sebanyak 50 titik sumur bor ditargetkan terbangun dan tersebar di wilayah Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel).
Salah satu fasilitas air bersih tersebut resmi beroperasi di Desa Moncongkomba usai diresmikan oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama Anggota DPRD Takalar Fraksi Golkar, Mansyur Salam.
Pembangunan puluhan sumur bor ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi ancaman kekeringan sekaligus mempermudah akses air bersih harian bagi warga pedesaan.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan anggaran daerah pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga dan membawa manfaat nyata,” ujar Daeng Manye.
Tak hanya meresmikan sarana air bersih, dalam kesempatan tersebut Bupati bersama Ketua TP-PKK Takalar, Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, juga menyalurkan bantuan gizi berupa satu rak telur kepada 100 kepala keluarga (KK) penerima manfaat.
Pembagian telur ini menjadi bagian dari gerakan percepatan penanganan stunting di tingkat desa.
Sementara itu, Anggota DPRD Takalar, Mansyur Salam, memastikan pihak legislatif akan terus mendukung penganggaran program-program yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Sinergi Pemkab dan DPRD menjadi kunci mendorong percepatan pemenuhan air bersih dan kesejahteraan sosial di Takalar,” ungkapnya.
Pemkab Takalar pun mengimbau warga Desa Moncongkomba untuk merawat dan menjaga sarana sumur bor yang telah dibangun secara gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.(*)











