SUARASELATAN.com, Takalar – Rekaman CCTV dan video amatir warga merekam detik-detik mencekam saat sebuah peti kemas terlepas dari truk tronton dan menimpa sepeda motor yang dikendarai tiga mahasiswi di Jalan Poros Takalar–Makassar, Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara.
Kecelakaan tragis yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 22.00 WITA tersebut mengakibatkan dua dari tiga mahasiswi mengalami luka berat hingga harus menjalani operasi amputasi pada kaki kanan mereka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Takalar, Ipda Soesanto, menyampaikan bahwa penyidik menduga kuat adanya unsur kelalaian dari pengemudi truk.
”Berdasarkan keterangan saksi, bukti rekaman CCTV, serta pemeriksaan pengemudi, kuat dugaan terjadi kelalaian karena muatan peti kemas tidak dilengkapi pengunci (twist lock) atau pengait yang memadai pada bodi truk,” tegas Ipda Soesanto, Sabtu (17/10/2026).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekonstruksi awal kepolisian, truk tronton bernomor polisi DD 8720 KZ yang dikemudikan Arisandi (20) melaju dari arah berlawanan dengan sepeda motor korban.
Sisi kiri atas peti kemas diduga tersangkut ranting pohon di tepi jalan. Akibat tidak adanya pengunci, kontainer tersebut terlepas dari bak truk, terguling ke kanan, dan langsung menimpa sepeda motor Yamaha Fino bernomor polisi DD 3588 KD.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Nurul Kasriani (22) yang membonceng dua rekannya, Satria Sali (23) dan Nurul Rasby (21).
Akibat musibah ini:
- Nurul Kasriani (22) & Satria Sali (23): Menderita patah tulang terbuka (fraktur) parah pada kaki kanan dan harus menjalani tindakan medis amputasi.
- Nurul Rasby (21): Mengalami luka ringan pada bagian tangan.
Saat ini, pengemudi truk beserta armada kendaraan telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Takalar guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
”Saat ini perkara masih terus kita dalami dan penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari seluruh pihak terkait,” tutup Ipda Soesanto.(*)











