32 Negara Hadir di Takalar, Pj. Bupati Berharap Budaya Takalar Dikenal Hingga Kemancanegara

Hardiknas 2026, Bupati Takalar - suaraselatan

Selamat Hardiknas -Sekwan DPRD Takalae - Suaraselatan

TAKALAR, SUARASELATAN – Suatu kebanggaan bagi masyarakat Kab. Takalar karena Kabupaten Takalar menjadi lokasi pelaksanaan The 7th International Culture Program (ICP) 2024 tepatnya di Puntondo Kec. Mangarabombang.

Terkait hal itu, Pj. Bupati Takalar, Setiawan Aswad, bersama Pj. Ketua TP. PKK Kab. Takalar menerima kunjungan dari Kantor Urusan Internasional UNHAS Makassar, di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (07/07/24).

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suara Selatan

Ketua DPRD Takalar

Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan The 7th International Culture Program (ICP) 2024 yang akan dilaksanakan 3-10 Juli di Kota Makassar dan Kab. Takalar dengan mengusung tema “Exploring South Sulawesi Maritime Culture”.

Pj. Bupati Takalar dalam sambutannya menjelaskan letak geografis Kabupaten Takalar dimana terletak dibagian selatan Provinsi Sulawesi Selatan dengan jarak +-40 km dari kota metropolitan Makassar, dan Takalar juga termasuk salah satu area metropolitan di Makassar yang disebut kawasan Mamminasata dan memiliki garis pantai yang cukup panjang.

“Masyarakat Takalar juga memiliki berbagai macam mata pencaharian dan kebanyakan berprofesi sebagai petani dan nelayan, dimana sumber ekonomi kami mengutamakan sektor pertanian, budaya, perikanan, perkebunan dan di Takalar juga ada Proyek Strategis Nasional Bendungan Pamukkulu yang diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa hari yang lalu.” jelas Setiawan.

Selain itu, kami juga ada kawasan industri Laikang yang letaknya sangat dekat dengan PPLH Puntondo. Sebelumnya, kawasan industri ini didedikasikan untuk pertanian tetapi karena tidak terlalu digunakan maka dialih fungsikan menjadi area industri. Kami berharap area industri bisa membuat perekonomian berkembang di Takalar.

“Kami juga memiliki beberapa kerajaan di Takalar yang terdiri dari kerajaan Laikang di Puntondo, kerajaan di Galesong, kerajaan di Polongbangkeng, dan kerajaan di Sanrobone. Mungkin destinasi-destinasi ini bisa menjadi pilihan wisata menarik yang dapat dikunjungi di masa depan. Semoga dengan program ICP ini, budaya yang ada di kabupaten Takalar dapat dikenal luas bahkan hingga kemancanegara” Pungkas Pj. Bupati.

Pada kesempatan yang sama Dosen dari Unhas Makassar Andi Masyitha Irwan, S.Kep., Ns., MAN., PhD, menjelaskan bahwa Kantor Urusan Internasional Unhas Makassar menyelenggarakan International Culture Program (ICP) 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi utama yaitu Kampus Unhas dan PPLH Puntondo Kab. Takalar, yang diikuti oleh 70 peserta dari 32 negara.

“Para peserta akan diberikan pengetahuan mengenai kehidupan budaya masyarakat maritim dan juga melakukan kegiatan lapangan untuk mengamati langsung masyarakat di takalar, mulai dari budidaya rumput laut hingga kehidupan masyarakat pesisir” Jelas Andi Masyitha.

Dijelaskan pula, para peserta datang ke Sulawesi Selatan, Indonesia. Untuk memahami lebih banyak tentang masyarakat dan budayanya.

“Dengan memahami budaya seseorang, kita dapat membawa perdamaian bagi dunia. Mengingat sebagian besar pesertanya adalah generasi muda, saya yakin mereka akan menciptakan dunia yang lebih baik untuk hidup berdampingan” Tutupnya.(*)

Pos terkait