Panen Cabai di Moncongkomba, Bupati Takalar Sebut Harga Rp50 Ribu Perkilogram

Panen Cabai di Moncongkomba, Bupati Takalar Sebut Harga Rp50 Ribu Perkilogram
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengenakan topi caping saat berbaur dan ikut memetik cabai merah bersama petani di Dusun Panaikang, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar, Selasa (22/9/2026)

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suaraselatan

SUARASELATAN.com, Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, ikut memanen cabai merah bersama warga di Dusun Panaikang, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye turun langsung meninjau hasil panen sekaligus berdiskusi dengan para petani mengenai strategi pengembangan komoditas cabai di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

“Cabai merupakan komoditas unggulan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat luas. Saya melihat para petani kita di sini terus berkembang pesat dari hari ke hari,” ujar Daeng Manye.

Ia mengapresiasi tinggi produktivitas serta ketekunan para petani di Desa Moncongkomba yang dinilainya mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Saya sangat senang melihat petani cabai di Desa Moncongkomba yang begitu produktif. Ini adalah simbol ketekunan dan ketelatenan yang harus terus didorong agar perekonomian daerah semakin menggeliat,” tambahnya.

Daeng Manye menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar utama perekonomian di Kabupaten Takalar. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan serta bantuan sarana dan prasarana.

“Pertanian adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah akan terus memberikan dukungan, baik dari penyediaan bibit, penerapan teknologi, hingga pembenahan sistem irigasi. Target kita jelas, ingin petani semakin sejahtera,” tegasnya.

Berdasarkan laporan dari kepala desa setempat, harga cabai merah pada tingkat petani saat panen kali ini menyentuh angka sekitar Rp50 ribu per kilogram. Kondisi harga yang stabil ini membuat para petani yang tergabung dalam kelompok tani mampu menutupi biaya produksi dan mengantongi keuntungan.

“Petani kita sudah balik modal. Apalagi hari ini harga cabai di kisaran Rp50 ribu per kilogram. Ini tentu menjadi angin segar dan keuntungan nyata bagi petani,” jelas Daeng Manye.

Guna menunjang kelancaran pasokan air dan produktivitas tanaman, Bupati Takalar menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada kelompok tani. Selain itu, sejumlah petani yang hadir juga menerima paket bantuan gula pasir.

Rangkaian kegiatan panen raya ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Takalar, Parawangsa; Camat Polsel, Ayatullah Rawatib; jajaran Kapolsek dan Danramil 02 Kodim 1426/Takalar; serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Polongbangkeng Selatan.(*)

Pos terkait