Bukti Sukses Pembinaan, Produksi Tas Tali Kur Lapas Takalar Meningkat

Hut Sulsel ke 357, Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suaraselatan

TAKALAR, SUARASELATAN – Produksi produk keterampilan dari tali kur Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar terus meningkat.

“Harga jualnya bervariatif, dari Rp75 ribu sampai Rp200 ribu tergantung model dan ukuran tas yang dipesan, pengerjaannya bisa selesai dalam sehari,” kata Hamdayani, petugas pembina blok wanita, Kamis (25/1).

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suaraselatan

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - Suaraselatan

 title=

Pelantikan Bupati Daeng Manye Jadi Ketua DPC HKTI Takalarr

Hamdayani menambahkan jika pesanan tas yang diterima didominasi oleh keluarga warga binaan yang berkunjung ke Lapas Takalar.

“Kami sediakan etalase untuk produk-produk keterampilan warga binaan, mulai dari bunga hias dari koran, aksesori, songkok anyam, hingga tempat tisu dan tas dari tali kur,” lanjutnya.

Kepala Lapas Takalar, Ashari, mengatakan jika pihaknya terus berupaya meningkatkan pembinaan keterampilan Warga Binaan, melalui serangkaian pelatihan kesempatan bagi Warga Binaan yang ingin belajar.

“Kami memberikan kesempatan dan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas mereka, karena kami ingin mereka memiliki kesibukan positif selama berada di dalam Lapas, sehingga saat bebas mereka punya bekal bermanfaat,” jelas Ashari.

“Bukan hanya produk kerajinan tas dari tali kur, kami juga punya produk kerajinan bunga hias dari koran, hingga yang songkok anyam yang menjadi andalan kami. Ke depannya kami akan fokus mengembangkan pemasaran produk-produk Warga Binaan ini,” pungkasnya.(*)

Pos terkait