Bom Ikan Kembali Marak di Pulau Bauluang, Diduga Imbas Lemahnya Penegakan Hukum

Bom Ikan di Pulau Bauluang
Potret Bom Ikan di Pulau Bauluang Kecamatan Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar, Ahad 22 Februari 2026. (Foto: Istimewa)

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

SUARASELATAN.com, Takalar – Praktik bom ikan yang seharusnya dilarang kembali terjadi marak di perairan Pulau Bauluang, Desa Minasa Baji, Bom Tanaekke, Kabupaten Takalar.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh warga lokal sendiri, setelah kasus serupa sebelumnya tidak mendapatkan kelanjutan penanganan dari Polres Takalar.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

“Bereaksi ki lagi pak membom di perairan pulau Bauluang” Ujar seorang sumber, Ahad 22 Februari 20206.

Pelaku diduga adalah sejumlah warga Tanakeke yang pernah diperiksa pihak kepolisian terkait dugaan praktik bom ikan. Namun, proses hukum tidak jelas dan belum  tuntas, yang membuat mereka kembali melakukan aksi yang merusak ekosistem laut tersebut.

Perlu diketahui, dampak parah bagi Ekosistem dan Nelayan legal praktik bom ikan tidak hanya mengancam kelangsungan hidup biota laut lokal seperti terumbu karang, ikan kecil, dan makhluk laut lainnya yang menjadi bagian dari rantai makanan ekosistem.

Banyak terumbu karang yang rusak parah akibat ledakan, sehingga mempengaruhi daya dukung lingkungan laut secara keseluruhan.

Selain itu, aksi tersebut juga merugikan ratusan nelayan yang mencari ikan dengan cara legal dan berkelanjutan.

Nelayan lokal mengaku hasil tangkapan mereka semakin menurun karena populasi ikan menyusut dan area perikanan yang layak semakin sempit.

“Kita sudah berkali-kali melaporkan kasus bom ikan, tapi tidak ada tindakan tegas. Hasil tangkapan kita yang kerja keras dengan jaring semakin berkurang, sementara mereka yang bom ikan justru bisa dapat banyak dalam waktu singkat,” ujar seorang warga setempat dengan nada khawatir.

Sementara itu, Polres Takalar yang sebelumnya dikonfirmasi terkait bagaimana kelanjutan penanganan kasus vidio bom ikan yang viral, belum memberikan tanggapan resmi terkait kelanjutan penanganan kasus pelaku bom ikan yang pernah diperiksa sebelumnya.(*)

Pos terkait