Lapas Takalar Dukung Gerakan Assamaturu Bebas TBC, Siap Perkuat Skrining Kesehatan Warga Binaan

Kalapas Takalar Andi Gunawan bersama jajaran Forkopimda dan Duta Assamaturu Bebas TBC saat berfoto bersama di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar
Kalapas Takalar Andi Gunawan (kedua dari kanan) bersama jajaran pejabat daerah, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, dan Duta Assamaturu berfoto bersama usai peluncuran gerakan "Assamaturu Bebas TBC" di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (17/6/2026)

Idul Adha - Bupati Takalar

SUARASELATAN.COM, Takalar  – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, menghadiri program peluncuran Assamaturu Bebas Tuberkulosis (TBC) dan pengukuhan Duta Assamaturu Bebas TBC di ruang pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (17/6).

Kehadiran Lapas Takalar dalam kegiatan ini menegaskan komitmen dalam mendukung eliminasi TBC di Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Andi Gunawan, menyampaikan jika pihaknya siap berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan TBC, termasuk upaya edukasi kesehatan bagi Warga Binaan serta penguatan lingkungan sehat.

“Kami mendukung penuh program Assamaturu Bebas Tuberkulosis (TBC) Sinergi lintas sektor sangat penting agar tujuan bersama ini dapat tercapai,” ujarnya.

Andi Gunawan menambahkan jika keberhasilan eliminasi TBC tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan komitmen bersama, kolaborasi yang kuat, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Lapas siap menjadi bagian dari upaya tersebut melalui penguatan edukasi kesehatan, peningkatan skrining kesehatan, serta dukungan terhadap berbagai program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas TBC,” tandasnya.

Assamaturu Bebas Tuberkulosis (TBC) merupakan sebuah gerakan atau program kolaboratif yang bertujuan mempercepat pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, dan eliminasi TBC melalui sinergi berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, instansi vertikal, sektor swasta, organisasi masyarakat, dan komunitas.

Kata “Assamaturu” berasal dari bahasa Bugis-Makassar yang berarti bersama-sama, bergotong royong, atau bersatu dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, Assamaturu Bebas TBC (Tuberkulosis) dapat dimaknai sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan wilayah yang bebas dari TBC.(*)

Pos terkait