Wujudkan Zero Halinar, Petugas Lapas Takalar Gelar Sidak Mendadak di Kamar Hunian Warga Binaan
SUARASELATAN.com, Takalar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak) rutin di kamar hunian warga binaan, Kamis 30 Juli 2026.
Kegiatan sidak yang dilaksanakan oleh petugas pengamanan ini menyasar seluruh blok dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Kepala Seksi Keamanan, Badrun Pora, mengatakan jika selain sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen Lapas Takalar dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
“Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.
Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, menegaskan bahwa sidak rutin merupakan salah satu langkah strategis untuk menjaga keamanan lapas sekaligus memastikan seluruh warga binaan menjalani masa pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sidak rutin ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam mewujudkan Lapas Takalar yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” tegas Andi Gunawan.
Andi Gunawan menambahkan bahwa kegiatan sidak akan terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta penguatan fungsi pengamanan di dalam lapas.
“Dengan pelaksanaan sidak secara rutin, Lapas Takalar berharap dapat menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan disiplin warga binaan, serta menciptakan lingkungan Lapas yang kondusif untuk mendukung keberhasilan program pembinaan,” tandasnya.(*)







