Wakil Bupati Takalar Hadiri Forum Pinisi Sultan: Strategi Percepatan Investasi Sulsel

Wakil Bupati Takalar Hadiri Forum Pinisi Sultan: Strategi Percepatan Investasi Sulsel
Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin (tengah), saat menghadiri Forum Pinisi Sultan di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (27/4/2026).

SUARASELATAN.com, Makassar – Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin menghadiri pertemuan strategis Dedicated Team Meeting Forum Pinisi Sultan yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin 27 April 2026.

Forum ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan kerja percepatan investasi, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suara Selatan

Ketua DPRD Takalar

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajaran pimpinan Bank Indonesia Sulsel.

Pertemuan ini turut dihadiri para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam forum tersebut, berbagai langkah strategis dibahas, mulai dari penguatan kepastian hukum bagi investor, percepatan digitalisasi layanan perizinan, hingga peningkatan promosi produk unggulan daerah ke pasar global.

Forum Pinisi Sultan diharapkan mampu menjadi wadah konsolidasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Takalar merupakan bentuk komitmen untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam meningkatkan daya tarik investasi.

“Forum ini menjadi jembatan strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Takalar terus mendorong pengembangan sektor unggulan agar lebih kompetitif, baik di bidang infrastruktur, perdagangan, maupun pariwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia, setiap daerah diharapkan mampu memetakan potensi investasinya secara lebih terukur dan siap dipromosikan di tingkat nasional hingga global.

Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis, keterlibatan aktif dalam forum ini akan berdampak pada peningkatan realisasi investasi, pembukaan lapangan kerja, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Butta Panrannuangku.(*)

Pos terkait