SUARASELATAN.COM, Takalar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar (Disdikbud Takalar) raih penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat atas dedikasi dan kontribusi nyata daerah dalam mewujudkan pembangunan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Kepastian penerimaan penghargaan ini tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 0668/B/H5/LP.01.00/2026 tertanggal 22 Mei 2026, yang diterbitkan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen.
Melalui surat tersebut, Kabupaten Takalar ditetapkan sebagai satu dari sedikit daerah di Indonesia yang berhak menerima apresiasi pada acara “Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026”.
Kegiatan berlangsung di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Lantai 1 Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 25 Mei 2026, dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Acara ini menjadi ajang penghargaan bagi daerah dan insan pendidikan yang dinilai aktif menghadirkan inovasi serta kemajuan signifikan dalam dunia pendidikan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang senantiasa menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Kepala Disdikbud Takalar, Dody Riyan Saputra, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen terkait, serta perhatian penuh dari pimpinan daerah.
“Penghargaan ini tidak lepas dari perhatian dan koordinasi intens Bapak Bupati Daeng Manye dengan Kemendikdasmen. Ini juga hasil kerja bersama, mulai dari pihak dinas, tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas, hingga seluruh pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Dody.
Ia juga menjelaskan, keberhasilan ini salah satunya didukung peran aktif daerah dalam mengawal Program Indonesia Pintar (PIP). Disdikbud Takalar dinilai sangat aktif melakukan survei, koordinasi, dan penyajian data yang akurat atas program pemerintah pusat tersebut.
Hal inilah yang membuat Takalar masuk dalam daftar istimewa, menjadi satu dari tiga kabupaten/kota dan tiga provinsi di Indonesia, atau total enam wilayah yang menerima penghargaan tahun ini.
“Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, agar pendidikan di Takalar semakin maju dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Capaian tingkat nasional ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa dunia pendidikan di Takalar terus berkembang pesat.
Selain itu, kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini juga dianggap sebagai indikator jelas keberhasilan kolaborasi pemerintah daerah dalam membangun sektor pendidikan yang berkualitas.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kabupaten Takalar semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah yang serius dan konsisten membangun masa depan pendidikan, demi melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di kancah nasional.(*)






