Sekolah Rakyat Takalar: Pendidikan Gratis & Berasrama Bagi Warga Kurang Mampu

Susanti, S.Pd, Kepala Sekolah Rakyat 31 Takalar
Kepala Sekolah Rakyat 31 Takalar, Susanti, S.Pd,. (foto: Facebook/Smrp Takalar)

Hardiknas 2026, Bupati Takalar - suaraselatan

Selamat Hardiknas -Sekwan DPRD Takalae - Suaraselatan

SUARASELATAN.com, Takalar – Sekolah Rakyat Takalar resmi hadir sebagai solusi pendidikan gratis dan berasrama yang digagas Kementerian Sosial RI untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin ekstrem mendapatkan kualitas belajar setara.

Program unggulan ini menjadi topik utama dalam Talkshow “Takalar Menyapa” yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar, dengan menghadirkan Kepala SRMP 31 Takalar sebagai narasumber utama.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suara Selatan

Ketua DPRD Takalar

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai diluncurkan pada Juli 2025. Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak dan setara.

Pemerintah telah menetapkan sebanyak 53 lokasi Sekolah Rakyat di berbagai daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua, hingga Jawa Timur.

Keunggulan Sistem Boarding School di Sekolah Rakyat Takalar

Salah satu keunggulan utama program ini adalah penerapan sistem boarding school atau sekolah berasrama penuh. Para siswa nantinya akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari tempat tinggal, konsumsi, seragam sekolah, perlengkapan belajar, hingga pendampingan penuh dari tenaga pendidik.

“Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada masyarakat kurang mampu agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujar Susanti, Kepala SRMP 31 Takalar.

Pemerintah bahkan mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk setiap sekolah guna mendukung pembangunan infrastruktur, operasional, serta kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.

Tidak hanya fokus pada akademik, sekolah ini juga membekali siswa dengan keterampilan vokasi dan soft skills seperti kepemimpinan, kerja sama tim, serta manajemen waktu. Pemerintah juga menggandeng perguruan tinggi dan dunia industri untuk memfasilitasi masa depan siswa setelah lulus.

Untuk memastikan program tepat sasaran, proses penerimaan siswa dilakukan secara selektif. Calon siswa wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya yang berada pada desil 1 dan desil 2 atau kelompok ekonomi terbawah.

“Calon siswa wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang berada pada desil 1 dan desil 2 atau kelompok ekonomi terbawah,” Ungkap Susanti, Kepala SRMP 31 Takalar.

Melalui Talkshow “Takalar Menyapa”, Diskominfo Takalar berharap masyarakat semakin memahami manfaat Program Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Pos terkait