SUARASELATAN.com, Takalar – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Wahdah Islamiyah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kembali menggelar pertemuan orang tua murid. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah, Jl. Abdullah Dg. Ngalle Lr. 2 Tala, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu 18 Juli 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SDIT Wahdah Islamiyah Takalar, Basri, S.Pd., Gr., serta dihadiri oleh para wali kelas dan orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDIT Wahdah Islamiyah, Basri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para orang tua murid. Menurutnya, meskipun pertemuan dikemas secara sederhana, momen ini sarat akan makna.
“Pertemuan orang tua murid yang digelar hari ini dalam rangka mensosialisasikan tata tertib dan budaya sekolah,” kata Basri.
Ia menyampaikan bahwa tujuan utama dari pertemuan ini adalah menyatukan persepsi antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun karakter anak sejak dini. Hal itu dilakukan melalui penciptaan lingkungan yang disiplin, aman, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Basri menambahkan, tata tertib sekolah bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter anak. Setiap pelanggaran murid akan ditindaklanjuti melalui pendekatan pembinaan secara bertahap seperti edukasi. Dengan begitu, anak-anak dapat memahami tanggung jawab atas setiap perilakunya tanpa mengabaikan aspek pembinaan dan kasih sayang.
Selain mengingatkan peserta didik, Basri menegaskan bahwa para ustadz dan ustazah sebagai tenaga pendidik memiliki kewajiban untuk menjaga integritas, etika, serta memberikan teladan yang baik kepada seluruh siswa. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi contoh dalam bersikap, bertutur kata, hingga berinteraksi—baik dengan anak didik maupun orang tua.
“Kami berharap semua orang tua siswa dapat menjadi mitra sekolah dalam menanamkan kedisiplinan, sopan santun, dan akhlakul karimah kepada anak-anak. Keberhasilan pendidikan tidak hanya dicapai melalui proses belajar di sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga,” ujar Basri.
Melalui pertemuan ini, SDIT Wahdah Islamiyah Takalar berharap dapat menjalin sinergi yang kuat dengan orang tua dalam menerapkan tata tertib dan budaya sekolah. Dengan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang disiplin, tertib, nyaman, dan kondusif, sekolah optimistis dapat melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, serta siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. (HSN/*).







