SUARASELATAN.com, Takalar – Bupati Takalar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Gerakan Pramuka Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, membakar semangat ribuan peserta Kemah Maju Pramuka 2026 dalam Apel Besar di Lapangan Maronde, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Senin (2/11/2026).
Kegiatan bergengsi ini dihadiri jajaran Forkopimda mulai dari Kapolres Takalar, perwakilan Dandim 1426 Takalar, para Kepala Dinas, hingga para Camat se-Kabupaten Takalar.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Takalar, H. Alamsyah Mile, mengapresiasi tinggi inisiasi Bupati lewat program GIAT MAJU PRAMUKA (Daeng Manye Jumpa Pramuka). Menurutnya, ajang ini membawa angin segar bagi Pramuka Penggalang di Takalar.
“Bukan sekadar lomba konvensional seperti tali-temali atau LKBB. Kali ini dikolaborasikan dengan kompetisi kearifan lokal seperti Pakkio Bunting dan Anggaru, hingga ajang digital seperti Lomba Karya Tulis dan Game Online. Ini sangat sejajar dengan visi digitalisasi daerah,” ujar Alamsyah.
Membentuk Generasi Berkarakter dan Melek Teknologi
Dalam amanatnya, Daeng Manye menegaskan bahwa Apel Besar ini bukan seremoni belaka, melainkan pembuktian bahwa Gerakan Pramuka di Takalar tetap solid, hidup, dan adaptif terhadap zaman.
“Pramuka Takalar harus lengkap. Menguasai dasar kepramukaan itu wajib, tetapi mencintai budaya daerah sendiri dan melek teknologi digital juga sangat penting,” tegas Daeng Manye.
Ia menambahkan, terobosan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Takalar dalam membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing tinggi.
Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan yang tidak hanya menjaga tradisi Bumi Panrannuangku, tetapi juga siap menghadapi era transformasi digital.(*)














