Coreng Wajah Pendidikan, Perkelahian Antar Siswa di SMAN 10 Tanakeke Diduga Hal Ini

SUARASELATAN.com, Takalar – Perkelahian antar siswa di SMAN 10 Tanakeke yang terjadi pada Senin 9 Februari 2026, membuat orang tua siswa khawatir dan mengundang kekhawatiran akan keamanan lingkungan pendidikan di sekolah tersebut.

Kejadian yang melibatkan kelompok siswa dari dua desa berbeda yakni Desa Tompo Tanah dan Desa Balang Datu.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Menurut keterangan seorang siswi sebagai saksi, awal mula kejadian tersebut saat sekelompok siswa dari Desa Balang Datu menanyakan keberadaan seorang siswa dari Desa Tompo Tanah di dalam kelas. Setelah mendapatkan jawaban “tidak tahu”, korban langsung dipukul dari belakang oleh kelompok tersebut.

Kasus ini telah dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Kanit Reserse Polsek Mapsu, Basri, mengkonfirmasi kejadian tersebut.

“Kita telah memanggil semua pihak terkait, dan pihak sekolah juga akan kami panggil untuk memberikan keterangan di kantor polisi,” jelas Basri. Rabu 11 Februari 2026.

Diduga beberapa siswa bebas membawa minuman keras (miras) dan senjata tajam masuk ke dalam lingkungan sekolah hal ini dapat terjadi akibat kurangnya pengawasan oleh pihak sekolah, khususnya bagian Bimbingan dan Konseling (BK).

“Muncul kekhawatiran bahwa persoalan akan terus berlanjut jika masih ada siswa yang berkumpul dalam kelompok, serta bebas menggunakan senjata tajam atau berada di bawah pengaruh minuman keras,” ujar salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kepsek SMAN 10 Abbas saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika memang terjadi perkelahian antara siswa, tapi membantah tudingan sajam dan miras bebas di dalam lingkungan sekolahnya.

“Mohon maaf yang sebesar besarnya, benar beberapa hari yang lalu ada siswa yang berkelahi. Terkait tudingan tersebut sama sekali tidak benar. Selama ini tidak ada siswa yang pernah bawah senjata tajam. Perkelahian siswa tersebut sudah ditangani dan diselesaikan”. Jelasnya. (*)

Pos terkait