Pemkab Takalar Resmi Salurkan Bantuan Pangan Beras Bulog 1,1 Juta Kilogram

Pemkab Takalar Resmi Salurkan Bantuan Pangan Beras Bulog 1,1 Juta Kilogram
Kepala Dinas TPHPKP Takalar H. Parawansa (tiga dari kanan) menyerahkan bantuan beras Bulog secara simbolis kepada warga penerima manfaat di Gudang Bulog Palleko, Polongbangkeng Utara, Takalar, Rabu (26/8/2026).

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

SUARASELATAN.com, Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar resmi melaunching penyaluran Bantuan Pangan Beras Bulog Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bulog Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Rabu 26 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

Launching bantuan pangan tersebut mewakili Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Takalar H. Parawansa serta Kepala Dinas Sosial dan PMD Andi Rijal M.

Dalam sambutannya, H. Parawansa menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan beras Bulog kali ini diperuntukkan bagi alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026.

Menurutnya, terdapat perubahan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) dibandingkan alokasi sebelumnya. Jumlah penerima mengalami penurunan sebanyak 576 PBP.

“Penurunan 576 PBP ini artinya masyarakat tersebut sudah dianggap mampu dan tidak membutuhkan lagi bantuan pangan,” ungkap Parawansa.

Ia menjelaskan, pada pagu bantuan pangan periode Februari–Maret 2026, jumlah penerima tercatat sebanyak 37.500 PBP, dengan total bantuan beras setara 751.000 kilogram.

Sementara untuk pagu Juli, Agustus, dan September 2026, jumlah penerima menjadi 36.924 PBP, dengan total bantuan beras mencapai 1.107.720 kilogram.

Penurunan jumlah penerima tersebut, kata Parawansa, menjadi salah satu indikator bahwa terdapat masyarakat yang kondisi ekonominya mulai membaik sehingga tidak lagi masuk dalam daftar penerima bantuan pangan.

Meski jumlah penerima mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan penyaluran bantuan pangan tetap dilakukan secara terarah dan tepat sasaran. Bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Yang paling penting adalah bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemkab Takalar juga terus mendorong agar program bantuan pangan dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang masih membutuhkan dukungan pemerintah.

Dengan adanya penyaluran untuk alokasi tiga bulan sekaligus, masyarakat penerima diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.(*)

Pos terkait