Ingatkan Petugas Lapas Takalar di Hari Sumpah Pemuda, Kalapas: Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

Ingatkan Petugas Lapas Takalar di Hari Sumpah Pemuda, Kalapas: Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri
Lapas Kelas IIB Takalar gelar upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kalapas Andi Gunawan ajak petugas tingkatkan integritas dan pelayanan pemasyarakatan

Sumpah Pemuda ke-98

"

Hari Santri Nasional, Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Hut Sulsel ke 357, Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suaraselatan

SUARASELATAN.com, Takalar – Suasana khidmat mewarnai Lapangan Lapas Kelas IIB Takalar saat jajaran petugas pemasyarakatan menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, bertindak langsung sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Suaraselatan

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - Suaraselatan

 title=

Pelantikan Bupati Daeng Manye Jadi Ketua DPC HKTI Takalarr

Di hadapan para jajaran, Kalapas menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan. Ia mendorong seluruh petugas untuk menjadikannya sebagai pijakan introspeksi demi menghadirkan perubahan nyata dalam pelayanan.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sebaiknya kita jadikan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Perubahan itu utamanya harus dimulai dari diri sendiri, dari cara berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegas Andi Gunawan.

Perkuat Integritas dan Kualitas Pelayanan

Andi Gunawan menambahkan bahwa perubahan positif yang konsisten dari setiap individu akan menjadi fondasi kokoh untuk menciptakan lingkungan kerja yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Ia berharap nilai-nilai persatuan dan pantang menyerah yang diwariskan generasi 1928 dapat diterjemahkan secara konkret dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari.

“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar ucapan. Setiap petugas diharapkan saling mendukung dan terus membenahi kualitas diri demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang tepercaya,” pungkasknya.(*)

Pos terkait