SUARASELATAN.com, Takalar – Menindaklanjuti arahan strategis Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, jajaran birokrasi di tingkat kecamatan mengambil langkah taktis.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, secara resmi menyiapkan atribut khusus berupa PIN 5S (Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solutif) bagi seluruh ASN dan PPPK di wilayahnya.
Langkah ini bukan sekadar menambah atribut pelengkap pakaian dinas. Lebih dari itu, penyematan PIN tersebut dirancang sebagai pengingat moral agar aparatur pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis dan dekat dengan warga.
“PIN ini bukan sekadar aksesori. Saya ingin setiap ASN dan PPPK selalu ingat bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solutif harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar slogan,” tegas Bansuhari Said, Selasa (27/10/2026).
Solusi Nyata untuk Masyarakat
Bansuhari menekankan bahwa kualitas pelayanan publik di era modern tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan proses administrasi. Warga juga membutuhkan keramahan, keterbukaan, serta kehadiran solusi nyata atas persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
“Jangan sampai kita hanya memakai PIN-nya, tetapi substansinya kosong. Masyarakat harus merasakan langsung bahwa mereka dihargai dan dibantu hingga tuntas. Itulah esensi 5S di Pattallassang,” tambahnya.
Jangkau Sembilan Kelurahan
Implementasi gerakan moral ini dipastikan tidak hanya berhenti di kantor camat saja, melainkan digencarkan hingga menjangkau pelayanan di sembilan kelurahan se-Kecamatan Pattallassang.
Melalui langkah proaktif ini, budaya birokrasi yang responsif diharapkan mampu diterjemahkan secara konsisten hingga ke lapisan masyarakat paling dekat, menjadikan pelayanan publik di Takalar semakin humanis dan tepercaya.(*)














